Reklamasi Tumpang Sari ESQ

Reklamasi areal bekas tambang di Provinsi Bangka

Tumpangsari merupakan upaya peningkatan produktivitas lahan, lapangan kerja, ketahanan pangan, penyelamatan dan keamanan kawasan hutan.

ESQ LEADERSHIP TRAINING “CHANGE START WITH ME” PT INHUTANI V

Kemitraan

PT Inhutani V (Persero) sebagai BUMN diberi mandat untuk mengelola hutan dituntut untuk memberikan perhatian yang besar kepada masalah sosial ekonomi masyarakat, terutama masyarakat pedesaan yang sebagian besar tinggal di sekitar hutan. Interaksi antara masyarakat dengan hutan tidak mungkin dapat dipisahkan. Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan dalam pengelolaan hutan harus memperhatian keberlanjutan ekosistem hutan dan peduli dengan masyarakat di sekitar hutan.

Sejalan dengan terjadinya reformasi di bidang kehutanan, PT Inhutani V (Persero) membuat kebijakan sistem pengelolaan sumberdaya hutan dengan menyusun Pola Kemitraan. Sistem Pola Kemitraan ini dilaksanakan sebagai upaya penyelamatan kawasan hutan dengan pendekatan jiwa kebersamaan, berkeadilan dan berbagi yang meliputi pemanfaatan lahan/ruang, waktu dan hasil dalam pengelolaan sumberdaya hutan dengan prinsip saling menguntungkan, memperkuat, mendukung serta kesadaran akan tanggung jawab sosial.

Pelaksanaan pembangunan Hutan Tanaman PT Inhutani V (Persero) sampai saat ini belum optimal dan ditemukan banyak kendala dan permasalahan, maka dengan konsep Pola Kemitraan ini diharapkan pelaksanaan pengelolaan sumber daya hutan di wilayah konsesi PT Inhutani V (Persero) akan lebih fleksibel, akomodatif, partisipatif dan dengan kesadaran tanggung jawab sosial yang tinggi, sehingga mampu memberikan kepastian status kawasan hutan dan keuntungan untuk perusahaan, kontribusi terhadap peningkatan ekonomi, menciptakan pengusaha daerah serta kesejahteraan masyarakat setempat.


Maksud dan Tujuan

Maksud penerapan Pola Kemitraan adalah untuk menyelamatkan kawasan hutan dan memberikan arah pengelolaan sumberdayan hutan dengan memadukan aspek ekonomi, ekologi dan social secara proporsional dan professional.

Tujuan Pola Kemitraan ini adalah untuk meningkatkan peran dan tanggung jawab PT Inhutani V (Persero), mitra/perusahaan, dan masyarakat desa serta pihak yang berkepentingan terhadap keberlanjutan fungsi dan manfaat sumberdaya hutan, melalui pengelolaan sumberdaya hutan dengan model kerjasama.


Ruang Lingkup Dalam Pola Kemitraan

Pola Kemitraan dilaksanakan di dalam areal konsesi kawasan hutan yang merupakan areal kerja PT Inhutani V (Persero) dengan mempertimbangkan skala prioritas berdasarkan perencanaan yang matang sesuai kesepakatan dengan mitra usaha serta konsep Pola Kemitraan yang dilaksanakan tidak bertujuan untuk mengubah status kawasan hutan dan fungsi hutan yang menjadi haknya pemegang mandat.


Prinsip Kemitraan

  1. Saling Membutuhkan
  2. Saling Menguatkan
  3. Saling Percaya (Mutual Trust)
  4. Saling Menguntungkan (Mutual Benefits)